Makmur Manesa
LUWUK-BANGGAINEWS.COM. Pasca telah ditetapkan dan diumumkannya hasil seleksi tertulis calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dinyatakan lulus oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai. Hari ini tahapan seleksi wawancara mulai digelar di kecamatan masing-masing. Hal ini disampaikan Komisioner KPU Banggai, Alwin Palalo, dan turut dibenarkan rekannya, Supriadi Lawani saat ditemui awak media ini, Selasa (10/3/2020).
Selain itu, Alwin yang merupakan mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Banggai periode sebelumnya itu juga menyatakan, jika pelaksanaan seleksi wawancara calon anggota PPS dilaksanakan Komisioner bersama staf Sekretariat KPU Banggai sesuai pembagian wilayah masing-masing. “Saya di wilayah Bualemo dan beberapa kecamatan lain di sekitarnya. Karena tahapan seleksi wawancara hanya tiga hari, Rabu-Jumat (11-13/3/2020) maka saya akan laksanakan secara bergilir,” ucapnya.
Dan saat disinggung apakah pasca pengumuman tak ada tanggapan masyarakat yang masuk sekaitan dengan nama-nama yang dinyatakan lulus? Ujar Alwin, tanggapan yang dimasukkan padanya sampai dengan Selasa sore kemarin tak ada.
“Kami berharap para calon anggota PPS yang telah lulus seleksi tertulis, seluruhnya dapat lulus. Dan juga tak ada lagi tanggapan yang masuk sehingga bisa saja membatalkan kelulusan calon. Utamanya calon PPS di desa yang sudah lulus sesuai kebutuhan minimal hanya tiga orang. Kalaupun ada calon yang sesuai ketentuan memang tak bersyarat, maka kami ada mekanisme tersendiri untuk memutuskan. Yaitu bisa dengan mengangkat calon dari desa terdekat yang memenuhi syarat, setelah lebih dulu dikonsultasikan ke KPU satu tingkat di atasnya yakni KPU Provinsi Sulteng,” terangnya lagi.
Hanya saja, saat itu secara spontan rekannya Komisioner Supriadi mengungkapkan, bahwa ada satu tanggapan masyarakat yang masuk dan diterima oleh Komisioner Makmur Manesa. Akan tetapi, saat ditanya lebih lanjut atas nama siapa pihak Pengadu atau Pelapor, dan Teradu atau Terlapor, serta calon anggota PPS desa atau kelurahan apa tepatnya? Ia mengaku tak mengetahui persis. “Kalau tidak salah yang memberi tanggapan yakni salah satu calon yang tak lulus,” kata Budi Siluet sapaan akrab mantan aktivis Larra itu.
Sayangnya, Komisioner Makmur yang langsung berusaha dikonfirmasi terkait hal itu melalui pesan WhatsApp di nomor 08124356xxxx. Meski garis contreng dua berwarna hitam telah terlihat. Dimana menandakan bahwa pesan telah masuk atau diterima. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban.*SOF









0 Comments:
Post a Comment